Kamis, 11 Desember 2014

Komunikasi Radio

Sistem Komunikasi Radio
Komunikasi merupakan pengirimaan dan penerimaan pesan antara dua orang atau lebih dengan menggunakan suatu media sehingga pesan tersebut dapat diterima dan dimengerti. Pada era “Jadul”, pesan dikirim melalui media seperti pelari- pelari, asap, panah, cahaya, bunyi-bunyian, dan bendera. Tetapi sekarang, jaman sudah lebih canggih dengan perkembangan IPTEK, dalam menyampaikan pesan dengan jarak yang lumayan jauh membutuhkan suatu saluran transmisi berrupa kabel (copper wire, fiber optic,utp) ataupun udara(tanpa kabel) dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik.Media yang menggunakan kabel penghubung (saluran transmisi) adalah telegraph, telephon, dan jaringan computer. Sedangkan yang menggunakan udara sebagai medianya adalah Radio, TV telephone seluler maupun jaringan computer.

Konfigurasi Jaringan

 Pengertian Konfigurasi Jaringan


Pengertian konfigurasi adalah pengaturan - atau proses pembuatan pengaturan - dari bagian-bagian yang membentuk keseluruhan.
  1. Dalam komputer dan jaringan komputer, konfigurasi sering mengacu pada hardware spesifik dan rincian perangkat lunak dalam hal perangkat yang terpasang, kapasitas atau kemampuan, pada sistem yang dibuat.
  2. Dalam jaringan, konfigurasi sering berarti topologi jaringan.
  3. Dalam menginstal hardware dan software, konfigurasi kadang-kadang proses metodis mendefinisikan pilihan yang disediakan.
Pengertian lain dari konfigurasi jaringan adalah sebagai berikut:
Konfigurasi Jaringan menggambarkan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan membangun dan mempertahankan jaringan data. Konfigurasi Jaringan mencakup isu-isu yang berkaitan dengan memungkinkan protokol dari perspektif perangkat lunak, dan isu-isu yang berkaitan dengan router, switch, dan firewall dari perspektif hardware.



PTSN (Public Switched Telephone Network)

PSTN (Public Switched Telephone Network)


PSTN atau Public Switched Telephone Network adalah jaringan circuit-switched yang digunakan terutama untuk komunikasi suara di seluruh dunia, dengan lebih dari 800 juta pelanggan. Awalnya jaringan fixed-line analog sistem telepon, maka sekarang PSTN hampir seluruhnya digital dan juga termasuk ponsel maupun telepon tetap.

Selama lebih dari seratus tahun, PSTN adalah satu-satunya jaringan pembawa tersedia untuk telepon. Saat ini, telepon selular melalui jaringan akses nirkabel, yang dibawa melalui jaringan saluran persegi  PSTN, menjadi semakin populer. Pembawa lain jaringan untuk transmisi suara termasuk jaringan digital pelayanan terpadu (ISDN), Digital Subscriber Line (DSL), Asynchronous Transfer Mode (ATM), frame relay dan Internet VOIP.
Dasar rangkaian digital pada PSTN adalah 64-kilobit per detik saluran, yang dikenal sebagai “DS0″ atau Digital Signal 0. DS0 yang juga dikenal sebagai timeslots karena mereka multiplexing bersama dalam waktu-divisi khas fashion.To membawa telepon dari panggilan pihak ke pihak yang disebut, suara audio digital pada sebuah 8 kHz sample rate dengan menggunakan 8-bit kode pulsa modulasi.

Selasa, 11 November 2014

Membuat Duplexing

Duplex adalah media komunikasi dua arah. Dimana pihak pengirim dan penerima bisa berkomunikasi dua arah secara bersama-sama. Contoh media yang menggunakan mode ini adalah telepon baik selular maupun fixed telepon rumah. Kedua belah pihak bisa berbincang secara bersama-sama.Dalam komunikasi terjadi proses sinyal pesan analog atau aliran data digital diganubgkan menjadi satu sinyal. Media duplexing dapat dibedakan menjadi dua :
     1. Terpandu (guided)/ berkabel (wired).
     Contoh : copper : jarak lebih jauh , kapasitas rendah, isyarat dikirim gelombang listrik.
     FO (fiber optik) : jarak lebih jauh , kapasitas tinggi, isyarat dikirim gelombang cahaya.
     2.  Tak terpandu (unguided)/ nirkable wireless.
     Contoh : wave guided : jarak pendek , isyarat dikirim gelombang elektromagnetik.
Duplexing dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu FDD,TDD dan WDD.

Modulasi

Pagi semua 😉
Pagi ini dea mau bahas tentang Modulasi, ada yang tau modulasi itu apa? nah pada belom tahukan yuk kita belajar bareng-bareng tentang modulasi.

Modulasi adalah penumpangan isyarat ke isyarat lain atau  proses perubahan (varying) suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Terdapat tiga parameter kunci pada suatu gelombang sinusiuodal yaitu : amplitudofase dan frekuensi.
Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebut modem.
Informasi yang dikirim bisa berupa data analog maupun digital sehingga terdapat dua jenis modulasi yaitu :

Senin, 10 November 2014

Sistem Penyiaran Telekomunikasi,Standarisasi & Regulasi



Sistem Penyiaran Telekomunikasi


Sistem penyiaran telekomunikasi dibagi menjadi dua macam yaitu sistem penyiaran langsung dan berantai. Nah, kali ini dea mau bahas tentang itu.

1. Sistem penyiaran langsung
    Sistem penyiaran langsung adalah dimana sebuah sistem peyiaran informasi yang dikirim oleh Tx langsung dikirimkan kepada Rx tanpa ada perubahan atau perantara mengubah sinyal. Misalnya disaat seseorang sedang menelepon orang lain menggunakan telepon orang yang menerima telepon juga menggunakan telepon unruk menerima informasinya.


2. Sistem penyiaran berantai

    Sistem penyiaran berantai adalah sebuah sistem penyiaran informasi yang dikirim oleh Tx harus melalui sebuah stasiun terlebih dahulu untuk diubah informasinya sebelum informasi tersebut dikirim kepada Rx.


Rabu, 22 Oktober 2014

Jaringan Komunikasi


Kita setiap harinya sering melakukan yang disebut dengan komunikasi, karena dengan berkomunikasi kita bisa saling bertukar informasi antar satu dengan yang lain. Nah kali ini Dea akan bahas tentang "Jaringan Komunikasi". Sebernya pada tau enggak sih apa yang dimaksud dengan Jaringan Komunikasi?  Komunikasi dalam jaringan adalah komunikasi yang dilakukan secara online yang menggunakan teknologi modern (canggih) melalui sebuah jaringan, sehingga kita dapat berkomunikasi dari jarak jauh tanpa harus bertatap muka atau bertemu secara langsung. Jaringan komunikasi sering juga disama artikan dengan topologi. berikut ini macam-macam topologi :

Saluran-saluran Radio disekitar Semarang dkk

Karena deadline Dastel udah numpuk hari ini nyicil satu deh hehe..
hari ini mau ngepost tentang saluran-saluran radio didaerah semarang dan sekitarnya.
Radio merupakan salah satu alat yang membagi informasi pada pemirsa atau pendengarnya lewat gelombang suara. Nah buat nambah refrensi dea mau kasih daftar saluran radio disekitar semarang.semoga bermanfaat :)


Nama Radio
Frekuensi
Power/daya
Cakupan Area
Sonora Semarang FM
FM 86.9 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Gajahmada FM
FM 103.6 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Pop FM
FM 97.3 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Yasika FM
FM 107.10 Mhz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Hot Semarang FM
FM 87.7 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Trijaya Semarang FM
FM 89.8 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Elshinta Semarang FM
FM 91.0 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Idola Semarang FM
FM 92.6 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Imelda Semarang FM
FM 104.4 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Pas Semarang FM
FM 106.0 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Prambos semarang FM
FM 102.0 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Kis Semarang FM
FM 103.2 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya
Rct Semarang FM
FM 101.2 MHz
N/A
Semarang dan sekitarnya

Selasa, 14 Oktober 2014

SNR (Signal to Noise ratio)

Hari ini mau bahas tentang  Signal to Noise ratio (SNR). Signal to Noise ratio (SNR) adalah suatu ukuran untuk menentukan kualitas dari sebuah sinyal yang terganggu oleh derau. Penelitian ini, estimasi SNR dilakukan dengan menggunakan metode korelasi. Sinyal masukan (sinyal uji) dimodelkan dengan sinyal sinusoidal. Sinyal derau dimodelkan sebagai sinyal random dengan distribusi normal (Gaussian). Perancangan simulasi ini dilakukan dengan menggunakan Simulink Matlab. Hasil pengujian telah diperoleh bahwa variasi frekuensi sinyal masukan menghasilkan nilai estimasi SNR yang bervariasi. Pada hasil simulasi, yang mendekati nilai SNR target adalah pada frekuensi 1000 Hz dengan metode korelasi tak tertapis dan frekuensi 500 Hz dengan metode korelasi tertapis. Ukuran frame sinyal masukan 512 sampel/frame, baik dengan metode korelasi tak tertapis maupun dengan metode korelasi tertapis. Frekuensi sampling terjadi pada 16 kHz dengan metode korelasi tak tertapis dan pada 8 kHz dengan metode korelasi tertapis. Waktu tunda sampel pada sampel adalah 50 sampel dengan metode korelasi tak tertapis dan pada 30 sampel dengan metode korelasi tertapis.

Sabtu, 04 Oktober 2014

Komunikasi Analog & komunikasi Digital



Sekarang Dea mau bahas tentang apa sih yang dimaksud dengan Komunikasi Analog & Komunikasi Digital.Teknik komunikasi pada awalnya dikembangkan menggunakan teknik pemancar sinyal analog.Dalam perkrmbanggannya sinyal analog mulai digantikan dengan penggunan sinyal digital, tetapi dalam pemancarannya masing-masing jenis informasi, digunkan teknologi dan cara-cara yang berbeda pula.


Komunikasi Analog


Pada sistem analog, terdapat amplifier di sepanjang jalur transmisi. Setiap amplifier menghasilkan penguatan (gain), baik menguatkan sinyal pesan maupun noise tambahan yang menyertai di sepanjang jalur transmisi tersebut. Pada sistim digital, amplifier digantikan regenerative repeater. Fungsi repeater selain menguatkan sinyal, juga “membersihkan” sinyal tersebut dari noise. Pada sinyal “unipolar baseband”, sinyal input hanya mempunyai dua nilai – 0 atau 1. Jadi repeater harus memutuskan, mana dari kedua kemungkinan tersebut yang boleh ditampilkan pada interval waktu tertentu, untuk menjadi nilai sesungguhnya di sisi terima.
  Namun di dunia ini tidak ada yang ideal, demikian pula halnya dengan sistim komunikasi digital. Kerugian sistim digital dibandingkan dengan sistim analog adalah, bahwa sistim digital memerlukan bandwidth yang besar. 
  Perbedaan paling mendasar dari Analog dan Digital adalah pada bentuk gelombang sinyal masing-masing .Sinyal Analog mempunyai bentuk sinus atau setengah lingkaran,sedangkan sinyal digital mempunyai bentuk gelombang persegi atau kotak . Bentuk gelombang sinyal listrik bisa dilihat dengan alat bernama Osiloskop .
Data analog : Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu , yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang . Dua parameter / karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi . Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar , yaitu amplitude , frekuensi dan phase .

· Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
· Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
· Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

Komunikasi Digital


Teknologi komunikasi digital adalah teknologi yang berbasis sinyal elektrik komputer, sinyalnya bersifat terputus-putus dan menggunakan sistem bilangan biner. Bilangan biner tersebut akan membentuk kode-kode yang merepresentasikan suatu informasi tertentu.
Beberapa kelebihan dari komunikasi digital :

  • Sesuai dengan teknologi komputer : setelah melalui proses digitalisasi, informasi yang masuk akan berubah menjadi serangkaian bilangan biner yang membentuk informasi dalam wujud kode digital. Kode digital tersebut nantinya akan mampu dimanipulasi oleh komputer.
  • Multiplexing : Teknologi ini memungkinkan kita untuk mendistribusikan Informasi dalam beragam jenis dan dalam jumlah yang banyak secara sekaligus. Informasi yang berupa sinyal digital akan di distribusikan melalui sebuah saluran komunikasi tunggal.
  • Keutuhan data pada saat proses transmisi : Pada saat informasi dipancarkan dalam bentuk sinyal digital, walaupun telah menempuh jarak yang cukup jauh keutuhan data akan tetap terjaga. Sinyal digital tersebut akan melaui serangkaian stasiun pengulang yang berfungsi untuk melindungi dan memperkuat sinyal sepanjang jalur perjalanan transmisi.
  • Sistem komunikasi yang fleksibel : Teknologi digital melalui teknologi Integrated Service Digital Network ( ISDN ) atau dalam bahasa indonesia populer dengan sebutan jaringan telekomunikasi digital pelayanan terpadu dapat menghantarkan berbagai informasi dalam sebauh jaringan tunggal.
  • Efisiensi Biaya : Peralatan pada teknologi digital membangkitkan produksi massal yang kemudian akan menekan biaya produksi. Alat-alat pada teknologi digital juga lebih stabil, praktis dan memiliki daya tahan yang lama dalam pemakaiannya.


Rabu, 01 Oktober 2014

BER (Bit Error Rate), perbedaan Bit & Byte

Kali ini Dea mau bahas tentang Bit & Byte sama BER. Dewasa ini kita sering kali mendengar tentang bit dan byte, tapi sebenrnya apa sih yang dimaksud bit dan byte.

Apa sih yang bit?
            
           Bit adalah kependekan dari "Binary Digit", yang berarti digit biner. Binary digit adalah unit satuan terkecil dalam komputasi digital.

Komputer tidak menggunakan angka desimal untuk menyimpan data. Semua data komputer disimpan dalam angka-angka biner. Hanya 2 nilai berbeda yang bisa dinyatakan satu bit, entah nilai 0 atau nilai 1. Dalam telekomunikasi digital juga demikian, semua level tegangan diubah menjadi bentuk data biner.

Istilah "binary digit" atau "bit" diperkenalkan oleh John Tukey di tahun 1947, saat itu ia bekerja sebagai seorang ilmuwan di Bell Laboratories. Sejak saat itu istilah 'bit' terus digunakan di dunia komputer. 


Apa sih yang byte itu?

            Satu byte adalah 8 satuan bit yang digabung menjadi satu. Jadi byte adalah satuan informasi yang lebih besar dari bit. Istilah 'byte' pertama diciptakan dan digunakan oleh Dr. Werner Buccholz di tahun 1956, saat itu ia bekerja sebagai seorang ilmuwan di IBM.

Sistem bilangan desimal didasarkan pada 10 angka (0 sampai 9), sistem bilangan biner hanya memiliki 2 angka yakni angka 0 dan angka 1. Semua data yang diproses oleh komputer memiliki bentuk angka-angka 0 dan 1. Dalam komunikasi digital, kedua nilai ini mewakili level tegangan. Salah satu penerapannya, nilai biner 0 digunakan untuk menyatakan ketiadaan voltase, dan nilai biner 1 untuk voltase positif konstan.

Kalau anda pernah nonton film sci-fi 'Matrix', anda mungkin ingat bagaimana dunia matrix dilihat oleh karakter utama 'Neo', dunia matrix terlihat dibentuk atas angka-angka 0 dan 1. Begitulah sebenarnya komputer melihat data, yang merupakan aliran angka-angka 0 dan 1.


Tips cara membedakan bit dan byte :
            Ingat saja biasanya byte dinyatakan dengan huruf 'B' besar, sedangkan bit dinyatakan dengan huruf 'b' kecil. Jadi huruf besar artinya byte atau satuan yang lebih besar, sedangkan huruf kecil artinya bit atau satuan yang lebih kecil. Biasanya transfer speed dinyatakan dalam bentuk bit, sedangkan kapasitas penyimpanan data biasanya dinyatakan dalam bentuk byte.

Mungkin anda pernah melihat istilah byte dan bit saat melihat kapasitas perangkat penyimpanan data (flash drive, HDD, dll), atau mungkin saat melihat bandwidth atau kecepatan koneksi internet anda.

Bandwidth internet biasanya diukur dalam bentuk kilobit per second (kbps) yang berarti seribu bit (1.000 bit). Bandwidth internet anda juga mungkin dinyatakan dalam bentuk megabit per second (mbps) yang merupakan satu juta bit (1.000.000 bit).

Kapasitas hard disk drive (HDD) komputer biasanya dinyatakan dalam bentuk giga bytes (disingkat GB). Satu GB atau gigabyte adalah 1 milyar byte (1.000.000.000 byte), atau 8 milyar bit (8.000.000.000 bit).


Pengertian BER ( Bit Error Rate )
          Dalam teknologi komunikasi digital, bit error rate atau bit error ratio biasa disingkat dengan BER, merupakan sejumlah bit digital bernilai tinggi pada jaringan transmisi yang ditafsirkan sebagai keadaan rendah atau sebaliknya, kemudian dibagi dengan sejumlah bit yang diterima atau dikirim atau diproses selama beberapa periode yang telah ditetapkan.
Jumlah bit error (kesalahan bit) adalah jumlah bit yang diterima dari suatu aliran data melalui jalur komunikasi yang telah berubah karena gangguan derau (noise), interferensi, distorsi, atau kesalahan sinkronisasi bit.
Sebagai contoh, diasumsikan berikut ini urutan bit yang ditransmisikan:
0 1 1 0 0 0 1 0 1 1,
dan pada alat penerima akan menterjemahkan urutan bit sebagai berikut:
0 0 1 0 1 0 1 0 0 1,

Maka BER pada kasus ini ada 3 kesalahan penafsiran bit (yang digaris bawah) kemudian sebagai nilai BER yang dihasilkan adalah nilai kesalahan ini dibagi dengan sejumlah bit yang kirim yaitu 10 bit, sehingga didapatkan 0.3 atau 30%.

Selasa, 23 September 2014

Sinyal,Analog & Digital dan Transduser

Seringkali kita mendengar kata sinyal analog dan digital, namun seringkali juga kita kurang paham apa yang dimaksud dengan sinyal digital dan analog. Pada bagian ini Dea akan memcoba mencari tahu tentang sinyal, analog dan digital dan pengertian transduser sekedar berbagi ilmu kepada temen-temen sekalian.



  • SINYAL
          Sinyal adalah suatu besaran fisis yang berubah terhadap waktu, ruang, ataupun dapat berubah terhadap variabel bebas lainnya, yang dimaksud dengan variabel bebas disini adalah sinyal dapat dikatakan sebagai sinyal kontinyu (dinyatakan dengan x(n)), sinyal diskrit (dinyatakan dengan x(t)), dan lain-lain. Sinyal dibagi menjadi dua yaitu sinyal analog dan sinyal digital.
  1. Sinyal Analog   
       Sinyal analog / Isyarat Analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/ karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog.
Gelombang pada Sinyal Analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
• Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
• Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
• Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.




   2.  Sinyal Digital
      Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1.Teknologi Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau/noise, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Sinyal Digital juga biasanya disebut juga Sinyal Diskret.

      Sistem Sinyal Digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nhlai suatu system digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai akurasi system digital.
     Teknologi Sinyal Digital ini juga memiliki kelebihan yang tidak dimiliki olehTeknologi Sinyal Analog. Diantaranya adalah dibawah ini :
 Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
 Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
 Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.
     Pada saat ini banyak teknologi-teknologi yang memakai Teknologi Sinyal Digital. Karena kelebihan kelebihannya, antara lain:

1. untuk menyimpan hasil pengolahan, sinyal digital lebih mudah dibandingkan sinyal analog. Untuk menyimpan sinyal digital dapat menggunakan media digital seperti CD, DVD, Flash Disk, Hardisk. Sedangkan media penyimpanan sinyal analog adalah pita tape magnetik.
2. lebih kebal terhadap noise karena bekerja pada level ’0′ dan ’1′.
3. lebih kebal terhadap perubahan temperatur.
4. lebih mudah pemrosesannya.

  • TRANSDUSER
          Transduser (transducer) adalah sebuah alat yang mengubah satu bentuk daya menjadi bentuk daya lainnya untuk berbagai tujuan termasuk pengubahan ukuran atau informasi (misalnya, sensor tekanan). Transduser bisa berupa peralatanlistrikelektronikelektromekanikelektromagnetikfotonik, atau fotovoltaik. Dalam pengertian yang lebih luas, transduser kadang-kadang juga didefinisikan sebagai suatu peralatan yang mengubah suatu bentuk sinyal menjadi bentuk sinyal lainnya.Contoh yang umum adalah pengeras suara (audio speaker), yang mengubah beragam voltase listrik yang berupa musik atau pidato, menjadi vibrasi mekanis. Contoh lain adalah mikrofon, yang mengubah suara kita, bunyi, atau energi akustik menjadi sinyal atau energi listrik.


         Transducer dapat dikelompokan berdasakan pemakaiannya, metoda pengubahan energi, sifat dasar sinyal keluaran dan lain-lain. Tabel dibawah menunjukan suatu pengelompokan transducer berdasarkan prinsip listrik yang tersangkut. Bagian pertama tabel tersebut memberi daftar transducer yang memberikan daya luar. Ini adalah transducer pasif, yang memberi tambahan dalam sebuah parameter listrik seperti halnya tahanan, kapasitansi dan lain-lain yang dapat diukur sebagai suatu perubahan tegangan atau kuat arus. Kategori berikutnya adalah transducer jenis pembangkit sendiri, yang menghasilkan suatu tegangan atau arus analog bila dirangsang dengan suatu bentuk fisis energi. Transducer pembangkit sendiri tidak memerlukan daya dari luar.

Sumber :

Kamis, 18 September 2014

Dasar Telekomunikasi I

Di Era globalisasi seperti sekarang ini semua hal dilakukan secara cepat, mudah, instan dan  singkat. Setiap bagian dibelahan dunia dapat dihubungkan dengan mudah dan cepat. Kita sering kali mendengar kata Telekomunikasi di dewasa ini. Apasih maksud dari Telekomunikasi?
Kata "Telekomunikasi" berasal dari kata Tele yang berarti jauh dan komunikasi = hubungan, sedangkan komunikasi sendiri memiliki makna Penyampaian informasi dari suatu tempat (sumber / “source” inf) ke tempat lain (“sungap / “sink” ).
Dalam sebuah konunikasi hal terpenting salah satunya penyaluran. di dalam komunikasi sering kali digunakan istilah Tx,Rx dan media. Tx adalah pengirim sebuah informasi / sumbernya, Rx adalah penerima informasinya dan media adalah alat yang menghubungkan antra pengirim dan penerima informasi.
Informasi bisa meliputi apa saja seperti data, gambar, text, video dan suara. seiring perkembangan zaman, informasi disampaikan dalam tiga macam yaitu :
a.siplex
Adalah mode komunikasi satu arah. Di sini pihak penerima tidak dapat memberikan informasi balikan. Atau sering juga disebut komunikasi broadcast (media penyiaran). Contoh yang sering ditemukan menggunakan mode ini adalah siaran televisi dan siaran radio. Disebut mode simplex karena saat anda menonton sinetron anda tidak diperkenankan untuk berkomunikasi dengan para pemain di sinetron tersebut. Kalo boleh ngobrol ama pemainnya bakalan berubah kali jalan cerita sinetronnya. Contoh lainnya adalah saat anda dimarahi oleh orang tua atau guru anda. Ya di sini anda tidak diperkenankan melakukan perlawanan karena inilah mode simplex alias satu arah
Mode ini dapat diaplikasikan saat media transmisi yang digunakan dikuasai penuh oleh pihak pengirim. Keseluruhan bandwidth digunakan oleh pengirim.
Gambar Siplex
b.Half Duplex
Adalah media komunikasi dua arah. Namun berbeda dengan duplex, half duplex berkomunikasi dua arah secara saling bergantian. Jadi saat terjadi komunikasi antara A dan B. Saat A mengirim informasi (berbicara) maka B akan menerima informasi (mendengarkan). Demikian terjadi proses yang sebaliknya (vice versa). Contoh media yang menggunakan media ini adalah radio walkie talkie. Mode ini sangat disarankan untuk pasangan yang sedang berpacaran karena komunikasi yang sebenarnya adalah saat satu pihak menyampaikan curahan hatinya maka saat yang satunya untuk mendengarkan.
c. full duplex
Dalam komunikasi full-duplex, dua pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama, dan umumnya membutuhkan dua jalur komunikasi.
Komunikasi full-duplex juga dapat diraih dengan menggunakan teknik multiplexing, di mana sinyal yang berjalan dengan arah yang berbeda akan diletakkan pada slot waktu (time slot) yang berbeda. Kelemahan teknik ini adalah bahwa teknik ini memotong kecepatan transmisi yang mungkin menjadi setengahnya.
gambar simplex,half duplex dan full duplex
Sumber :
 http://reviseomatic.org/help/2-radio/Serial%20Communications.php