PSTN (Public Switched Telephone Network)
Selama lebih dari seratus tahun, PSTN adalah satu-satunya jaringan pembawa tersedia untuk telepon. Saat ini, telepon selular melalui jaringan akses nirkabel, yang dibawa melalui jaringan saluran persegi PSTN, menjadi semakin populer. Pembawa lain jaringan untuk transmisi suara termasuk jaringan digital pelayanan terpadu (ISDN), Digital Subscriber Line (DSL), Asynchronous Transfer Mode (ATM), frame relay dan Internet VOIP.
Dasar rangkaian digital pada PSTN adalah 64-kilobit per detik saluran, yang dikenal sebagai “DS0″ atau Digital Signal 0. DS0 yang juga dikenal sebagai timeslots karena mereka multiplexing bersama dalam waktu-divisi khas fashion.To membawa telepon dari panggilan pihak ke pihak yang disebut, suara audio digital pada sebuah 8 kHz sample rate dengan menggunakan 8-bit kode pulsa modulasi.
Perkembangan telepon yang pertama dimulai dengan PSTN (Public Switched Telephone Network). PSTN merupakan suatu sistem jaringan yang menggunakan kabel dalam operasinya. Contoh penggunaan PSTN adalah pada telepon rumah. Jika kita menggunakan telepon rumah, kabel yang digunakan sebagai medianya berisi lilitan kabel-kabel tembaga kecil. Mengapa menggunakan kabel tembaga? Kabel tembaga dipilih sebagai penghantar karena memiliki strukutur yang kuat, tidak mudah berkarat, serta dapat menghantar sinyal dengan baik. Dalam menjalankan struktur sistemnya, PSTN memiliki lima jaringan, yaitu telepon, network access, central offices ( Cos ), trunks dan special circuits, serta Costumer Premise Equipment (CPE).
Jaringan
pertama yang berperan penting dalam menjalankan PSTN adalah telepon.
Telepon merupakan media agar PSTN dapat beroperasi, sebaik apapun system
PSTN dibuat, tanpa adanya telepon, PSTN tidak dapat berjalan. Sesuai
perkembangan zaman, telepon juga mengalami perkembangan baik dalam
bentuk, system operasi, maupun fitur yang ada. Jaman dahulu, telepon
menggunakan kaleng yang dihubungkan dengan benang. Dua orang dengan
jarak tertentu saling berbicara di kaleng, kemudian suara mereka
dihantarkan oleh benang yang menyambungkan dua kaleng tersebut. Pada
perkembangan selanjutnya telepon sudah disambungkan dengan kabel dan
desain dengan berbagai model. Bentuk pertama telepon kabel adalah tombol
putar, pengguna memutar tombol angka kemudian dapat tersambung dengan
pengguna yang ingin dituju. Kemudian, berkembang menjadi bentuk tombol
tekan, penggunaannya sama dengan telepon tombol putar, bedanya pada
desain ini pengguna menekan nomor telepon yang dituju. Pada penemuan
selanjutnya, pengguna telepon kabel tombol tekan dapat membuat speed
dialing atau panggilan cepat. Panggilan cepat maksudnya adalah, pengguna
memencet satu angka, kemudian angka itu dapat langsung menghubungkan
dengan nomor tertentu yang sebelumnya sudah disimpan.
Jaringan
kedua dalam PSTN adalah network access, network acces merupakan
jaringan layanan yang menghubungkan komunikasi antara pengirim dan
penerima pesan. Network accessmenyediakan berbagai layanan yang mampu
menyediakan jasa untuk menghubungkan pengguna telekomunikasi. Contoh
paling mudah dari network acces ini adalah adanya berbagai provider
telepon seluler. Provider telepon seluler ini memberi banyak layanan
yang dapat memudahkan proses komunikasi. Dengan adanya network access,
masyarakat menjadi semakin mudah dalam berkomunikasi. Perbedaan jarak
dan waktu bukan masalah yang menghalangi berkat adanya network access
ini. Layanan-layanan yang diberikan tidak hanya kemudahan dalam telepon,
namun juga adanya layanan-layanan lain seperti sms, pesan suara, maupun
kode-kode penghubung untuk menelepon orang yang dituju di wilayah area
yang berbeda.
Komponen ketiga adalah Central Offices, jika
network acces merupakan layanan yang menghubungkan antara pengirim dan
penerima pesan secara langsung, maka central offices adalah layanan yang
menghubungkan end user dengan switched network. Maksudnya adalah,
central office ini menjadi perantara saat pengguna tidak dapat
berhubungan langsung dengan orang yang dituju. Contoh dari Central
Office ini adalah mesin penjawab telefon. Ketika kita ingin menelfon
orang, tetapi orang tersebut tidak berada ditempat maka telefon kita
akan diahlikan ke mesin dan kita dibuat untuk meninggalkan pesan. Contoh
lain dari CO ini adalah mesin penjawab pada perusahaan-perusahaan
besar, biasanya ketika kita menelepon ke perusahaan, yang pertama kali
menjawab adalah operator. Kita diminta untuk menekan nomor ekstensi atau
menekan tombol tertentu untuk bicara dengan operator. Sambungan
langsung yang kita peroleh saat menekan nomor ekstensi maupun angka nol
dinamakan Direct Inward Dial Trunks (DID Trunks). DID Trunks adalah
layanan yang ditujukan untuk dapat menyambungkan penelepon langsung
dengan individu atau departemen yang dituju.
CPE atau
Computer Premise Equipment merupakan hasil protes dari monopoli
perusahaan telepon Bell pada tahun 1968 setelah munculnya Carterfone
Act. CPE juga merupakan cikal bakal terbentuknya perusahaan-perusahaan
telekomunikasi swasta yang dapat memberikan pelayanan sesuai dengan yang
diinginkan dan dibutuhkan oleh masyarakat pada saat itu.
Telepon
merupakan alat komunikasi yang perkembangannya tidak akan pernah
terhenti. Penemuan-penemuan selalu dibuat untuk melengkapi bahkan
menambahkan fasilitas maupun fitur yang sudah ada. Telepon adalah
teknologi komunikasi yang tidaka akan lepas dari kehidupan manusia.
Bagaimanapun juga penemuan teknologi terbaru dan canggih ada, namun
tetap penggunaan telepon sebagai dasar teknologi komunikasi tidak akan
tergantikan. Bell memang penemu telepon, namun hal ini tidak menutup
kemungkinan kita dapat melanjutkan inovasi yang telah dibuatnya dengan
hal baru yang lebih canggih dan mutakhir. Teknologi adalah hal yang
tidak akan mati dan terhenti, sekarang pilihan bagi kita untuk menjadi
bagian dari arus teknologi atau bagian yang membuat dan mengendalikan
arus tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar