Kita setiap harinya sering melakukan yang disebut dengan komunikasi, karena dengan berkomunikasi kita bisa saling bertukar informasi antar satu dengan yang lain. Nah kali ini Dea akan bahas tentang "Jaringan Komunikasi". Sebernya pada tau enggak sih apa yang dimaksud dengan Jaringan Komunikasi? Komunikasi
dalam jaringan adalah komunikasi yang dilakukan secara online yang menggunakan
teknologi modern (canggih) melalui sebuah jaringan, sehingga kita dapat
berkomunikasi dari jarak jauh tanpa harus bertatap muka atau bertemu secara
langsung. Jaringan komunikasi sering juga disama artikan dengan topologi. berikut ini macam-macam topologi :
Rabu, 22 Oktober 2014
Saluran-saluran Radio disekitar Semarang dkk
Karena deadline Dastel udah numpuk hari ini nyicil satu deh hehe..
hari ini mau ngepost tentang saluran-saluran radio didaerah semarang dan sekitarnya.
Radio merupakan salah satu alat yang membagi informasi pada pemirsa atau pendengarnya lewat gelombang suara. Nah buat nambah refrensi dea mau kasih daftar saluran radio disekitar semarang.semoga bermanfaat :)
hari ini mau ngepost tentang saluran-saluran radio didaerah semarang dan sekitarnya.
Radio merupakan salah satu alat yang membagi informasi pada pemirsa atau pendengarnya lewat gelombang suara. Nah buat nambah refrensi dea mau kasih daftar saluran radio disekitar semarang.semoga bermanfaat :)
|
Nama Radio
|
Frekuensi
|
Power/daya
|
Cakupan Area
|
|
Sonora Semarang FM
|
FM 86.9 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Gajahmada FM
|
FM 103.6 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Pop FM
|
FM 97.3 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Yasika FM
|
FM 107.10 Mhz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Hot Semarang FM
|
FM 87.7 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Trijaya Semarang FM
|
FM 89.8 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Elshinta Semarang FM
|
FM 91.0 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Idola Semarang FM
|
FM 92.6 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Imelda Semarang FM
|
FM 104.4 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Pas Semarang FM
|
FM 106.0 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Prambos semarang FM
|
FM 102.0 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Kis Semarang FM
|
FM 103.2 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
|
Rct Semarang FM
|
FM 101.2 MHz
|
N/A
|
Semarang dan sekitarnya
|
Selasa, 14 Oktober 2014
SNR (Signal to Noise ratio)
Hari ini mau bahas tentang Signal
to Noise ratio (SNR). Signal to Noise ratio
(SNR) adalah suatu ukuran untuk menentukan kualitas dari sebuah sinyal yang
terganggu oleh derau. Penelitian ini, estimasi SNR dilakukan dengan menggunakan
metode korelasi. Sinyal masukan (sinyal uji) dimodelkan dengan sinyal
sinusoidal. Sinyal derau dimodelkan sebagai sinyal random dengan distribusi
normal (Gaussian). Perancangan simulasi ini dilakukan dengan menggunakan
Simulink Matlab. Hasil pengujian telah diperoleh bahwa variasi frekuensi sinyal
masukan menghasilkan nilai estimasi SNR yang bervariasi. Pada hasil simulasi,
yang mendekati nilai SNR target adalah pada frekuensi 1000 Hz dengan metode korelasi
tak tertapis dan frekuensi 500 Hz dengan metode korelasi tertapis. Ukuran frame
sinyal masukan 512 sampel/frame, baik dengan metode korelasi tak tertapis
maupun dengan metode korelasi tertapis. Frekuensi sampling terjadi pada 16 kHz
dengan metode korelasi tak tertapis dan pada 8 kHz dengan metode korelasi
tertapis. Waktu tunda sampel pada sampel adalah 50 sampel dengan metode
korelasi tak tertapis dan pada 30 sampel dengan metode korelasi tertapis.
Sabtu, 04 Oktober 2014
Komunikasi Analog & komunikasi Digital
Sekarang Dea mau bahas tentang apa sih yang dimaksud dengan Komunikasi Analog & Komunikasi Digital.Teknik komunikasi pada awalnya dikembangkan menggunakan teknik pemancar sinyal analog.Dalam perkrmbanggannya sinyal analog mulai digantikan dengan penggunan sinyal digital, tetapi dalam pemancarannya masing-masing jenis informasi, digunkan teknologi dan cara-cara yang berbeda pula.
Komunikasi Analog
Pada sistem analog, terdapat amplifier di sepanjang jalur
transmisi. Setiap amplifier menghasilkan penguatan (gain), baik menguatkan
sinyal pesan maupun noise tambahan yang menyertai di sepanjang jalur transmisi
tersebut. Pada sistim digital, amplifier digantikan regenerative repeater.
Fungsi repeater selain menguatkan sinyal, juga “membersihkan” sinyal tersebut
dari noise. Pada sinyal “unipolar baseband”, sinyal input hanya mempunyai dua
nilai – 0 atau 1. Jadi repeater harus memutuskan, mana dari kedua kemungkinan
tersebut yang boleh ditampilkan pada interval waktu tertentu, untuk menjadi
nilai sesungguhnya di sisi terima.
Perbedaan paling mendasar dari Analog dan Digital adalah pada bentuk gelombang sinyal masing-masing .Sinyal Analog mempunyai bentuk sinus atau setengah
lingkaran,sedangkan sinyal digital mempunyai bentuk gelombang persegi atau
kotak . Bentuk gelombang sinyal listrik bisa dilihat dengan alat bernama Osiloskop .
Data analog : Sinyal analog adalah sinyal data dalam
bentuk gelombang yang yang kontinyu , yang membawa informasi dengan mengubah
karakteristik gelombang . Dua parameter / karakteristik terpenting yang
dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi . Gelombang pada
sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable
dasar , yaitu amplitude , frekuensi dan phase .
· Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari
sinyal analog.
· Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam
satuan detik.
· Phase adalah besar sudut dari sinyal analog
pada saat tertentu.Komunikasi Digital
Teknologi komunikasi digital adalah teknologi yang
berbasis sinyal elektrik komputer, sinyalnya bersifat terputus-putus
dan menggunakan sistem bilangan biner. Bilangan biner tersebut akan
membentuk kode-kode yang merepresentasikan suatu informasi tertentu.
Beberapa kelebihan dari komunikasi digital :
- Sesuai dengan teknologi komputer : setelah melalui proses digitalisasi, informasi yang masuk akan berubah menjadi serangkaian bilangan biner yang membentuk informasi dalam wujud kode digital. Kode digital tersebut nantinya akan mampu dimanipulasi oleh komputer.
- Multiplexing : Teknologi ini memungkinkan kita untuk mendistribusikan Informasi dalam beragam jenis dan dalam jumlah yang banyak secara sekaligus. Informasi yang berupa sinyal digital akan di distribusikan melalui sebuah saluran komunikasi tunggal.
- Keutuhan data pada saat proses transmisi : Pada saat informasi dipancarkan dalam bentuk sinyal digital, walaupun telah menempuh jarak yang cukup jauh keutuhan data akan tetap terjaga. Sinyal digital tersebut akan melaui serangkaian stasiun pengulang yang berfungsi untuk melindungi dan memperkuat sinyal sepanjang jalur perjalanan transmisi.
- Sistem komunikasi yang fleksibel : Teknologi digital melalui teknologi Integrated Service Digital Network ( ISDN ) atau dalam bahasa indonesia populer dengan sebutan jaringan telekomunikasi digital pelayanan terpadu dapat menghantarkan berbagai informasi dalam sebauh jaringan tunggal.
- Efisiensi Biaya : Peralatan pada teknologi digital membangkitkan produksi massal yang kemudian akan menekan biaya produksi. Alat-alat pada teknologi digital juga lebih stabil, praktis dan memiliki daya tahan yang lama dalam pemakaiannya.
Rabu, 01 Oktober 2014
BER (Bit Error Rate), perbedaan Bit & Byte
Kali ini Dea mau bahas tentang Bit & Byte sama BER. Dewasa ini kita sering kali mendengar tentang bit dan byte, tapi sebenrnya apa sih yang dimaksud bit dan byte.
Apa sih yang bit?
Bit adalah kependekan dari "Binary Digit", yang berarti digit biner. Binary digit adalah unit satuan terkecil dalam komputasi digital.
Komputer tidak menggunakan angka desimal untuk menyimpan data. Semua data komputer disimpan dalam angka-angka biner. Hanya 2 nilai berbeda yang bisa dinyatakan satu bit, entah nilai 0 atau nilai 1. Dalam telekomunikasi digital juga demikian, semua level tegangan diubah menjadi bentuk data biner.
Istilah "binary digit" atau "bit" diperkenalkan oleh John Tukey di tahun 1947, saat itu ia bekerja sebagai seorang ilmuwan di Bell Laboratories. Sejak saat itu istilah 'bit' terus digunakan di dunia komputer.
Apa sih yang byte itu?
Satu byte adalah 8 satuan bit yang digabung menjadi satu. Jadi byte adalah satuan informasi yang lebih besar dari bit. Istilah 'byte' pertama diciptakan dan digunakan oleh Dr. Werner Buccholz di tahun 1956, saat itu ia bekerja sebagai seorang ilmuwan di IBM.
Sistem bilangan desimal didasarkan pada 10 angka (0 sampai 9), sistem bilangan biner hanya memiliki 2 angka yakni angka 0 dan angka 1. Semua data yang diproses oleh komputer memiliki bentuk angka-angka 0 dan 1. Dalam komunikasi digital, kedua nilai ini mewakili level tegangan. Salah satu penerapannya, nilai biner 0 digunakan untuk menyatakan ketiadaan voltase, dan nilai biner 1 untuk voltase positif konstan.
Kalau anda pernah nonton film sci-fi 'Matrix', anda mungkin ingat bagaimana dunia matrix dilihat oleh karakter utama 'Neo', dunia matrix terlihat dibentuk atas angka-angka 0 dan 1. Begitulah sebenarnya komputer melihat data, yang merupakan aliran angka-angka 0 dan 1.
Tips cara membedakan bit dan byte :
Ingat saja biasanya byte dinyatakan dengan huruf 'B' besar, sedangkan bit dinyatakan dengan huruf 'b' kecil. Jadi huruf besar artinya byte atau satuan yang lebih besar, sedangkan huruf kecil artinya bit atau satuan yang lebih kecil. Biasanya transfer speed dinyatakan dalam bentuk bit, sedangkan kapasitas penyimpanan data biasanya dinyatakan dalam bentuk byte.
Mungkin anda pernah melihat istilah byte dan bit saat melihat kapasitas perangkat penyimpanan data (flash drive, HDD, dll), atau mungkin saat melihat bandwidth atau kecepatan koneksi internet anda.
Bandwidth internet biasanya diukur dalam bentuk kilobit per second (kbps) yang berarti seribu bit (1.000 bit). Bandwidth internet anda juga mungkin dinyatakan dalam bentuk megabit per second (mbps) yang merupakan satu juta bit (1.000.000 bit).
Kapasitas hard disk drive (HDD) komputer biasanya dinyatakan dalam bentuk giga bytes (disingkat GB). Satu GB atau gigabyte adalah 1 milyar byte (1.000.000.000 byte), atau 8 milyar bit (8.000.000.000 bit).
Pengertian BER ( Bit Error Rate )
Dalam teknologi komunikasi digital, bit error rate atau bit error ratio biasa disingkat dengan BER, merupakan sejumlah bit digital bernilai tinggi pada jaringan transmisi yang ditafsirkan sebagai keadaan rendah atau sebaliknya, kemudian dibagi dengan sejumlah bit yang diterima atau dikirim atau diproses selama beberapa periode yang telah ditetapkan.
Jumlah bit error (kesalahan bit) adalah jumlah bit yang diterima dari suatu aliran data melalui jalur komunikasi yang telah berubah karena gangguan derau (noise), interferensi, distorsi, atau kesalahan sinkronisasi bit.
Sebagai contoh, diasumsikan berikut ini urutan bit yang ditransmisikan:
0 1 1 0 0 0 1 0 1 1,
dan pada alat penerima akan menterjemahkan urutan bit sebagai berikut:
0 0 1 0 1 0 1 0 0 1,
Maka BER pada kasus ini ada 3 kesalahan penafsiran bit (yang digaris bawah) kemudian sebagai nilai BER yang dihasilkan adalah nilai kesalahan ini dibagi dengan sejumlah bit yang kirim yaitu 10 bit, sehingga didapatkan 0.3 atau 30%.
Apa sih yang bit?
Bit adalah kependekan dari "Binary Digit", yang berarti digit biner. Binary digit adalah unit satuan terkecil dalam komputasi digital.
Komputer tidak menggunakan angka desimal untuk menyimpan data. Semua data komputer disimpan dalam angka-angka biner. Hanya 2 nilai berbeda yang bisa dinyatakan satu bit, entah nilai 0 atau nilai 1. Dalam telekomunikasi digital juga demikian, semua level tegangan diubah menjadi bentuk data biner.
Istilah "binary digit" atau "bit" diperkenalkan oleh John Tukey di tahun 1947, saat itu ia bekerja sebagai seorang ilmuwan di Bell Laboratories. Sejak saat itu istilah 'bit' terus digunakan di dunia komputer.
Apa sih yang byte itu?
Satu byte adalah 8 satuan bit yang digabung menjadi satu. Jadi byte adalah satuan informasi yang lebih besar dari bit. Istilah 'byte' pertama diciptakan dan digunakan oleh Dr. Werner Buccholz di tahun 1956, saat itu ia bekerja sebagai seorang ilmuwan di IBM.
Sistem bilangan desimal didasarkan pada 10 angka (0 sampai 9), sistem bilangan biner hanya memiliki 2 angka yakni angka 0 dan angka 1. Semua data yang diproses oleh komputer memiliki bentuk angka-angka 0 dan 1. Dalam komunikasi digital, kedua nilai ini mewakili level tegangan. Salah satu penerapannya, nilai biner 0 digunakan untuk menyatakan ketiadaan voltase, dan nilai biner 1 untuk voltase positif konstan.
Kalau anda pernah nonton film sci-fi 'Matrix', anda mungkin ingat bagaimana dunia matrix dilihat oleh karakter utama 'Neo', dunia matrix terlihat dibentuk atas angka-angka 0 dan 1. Begitulah sebenarnya komputer melihat data, yang merupakan aliran angka-angka 0 dan 1.
Tips cara membedakan bit dan byte :
Ingat saja biasanya byte dinyatakan dengan huruf 'B' besar, sedangkan bit dinyatakan dengan huruf 'b' kecil. Jadi huruf besar artinya byte atau satuan yang lebih besar, sedangkan huruf kecil artinya bit atau satuan yang lebih kecil. Biasanya transfer speed dinyatakan dalam bentuk bit, sedangkan kapasitas penyimpanan data biasanya dinyatakan dalam bentuk byte.
Mungkin anda pernah melihat istilah byte dan bit saat melihat kapasitas perangkat penyimpanan data (flash drive, HDD, dll), atau mungkin saat melihat bandwidth atau kecepatan koneksi internet anda.
Bandwidth internet biasanya diukur dalam bentuk kilobit per second (kbps) yang berarti seribu bit (1.000 bit). Bandwidth internet anda juga mungkin dinyatakan dalam bentuk megabit per second (mbps) yang merupakan satu juta bit (1.000.000 bit).
Kapasitas hard disk drive (HDD) komputer biasanya dinyatakan dalam bentuk giga bytes (disingkat GB). Satu GB atau gigabyte adalah 1 milyar byte (1.000.000.000 byte), atau 8 milyar bit (8.000.000.000 bit).
Pengertian BER ( Bit Error Rate )
Dalam teknologi komunikasi digital, bit error rate atau bit error ratio biasa disingkat dengan BER, merupakan sejumlah bit digital bernilai tinggi pada jaringan transmisi yang ditafsirkan sebagai keadaan rendah atau sebaliknya, kemudian dibagi dengan sejumlah bit yang diterima atau dikirim atau diproses selama beberapa periode yang telah ditetapkan.
Jumlah bit error (kesalahan bit) adalah jumlah bit yang diterima dari suatu aliran data melalui jalur komunikasi yang telah berubah karena gangguan derau (noise), interferensi, distorsi, atau kesalahan sinkronisasi bit.
Sebagai contoh, diasumsikan berikut ini urutan bit yang ditransmisikan:
0 1 1 0 0 0 1 0 1 1,
dan pada alat penerima akan menterjemahkan urutan bit sebagai berikut:
0 0 1 0 1 0 1 0 0 1,
Maka BER pada kasus ini ada 3 kesalahan penafsiran bit (yang digaris bawah) kemudian sebagai nilai BER yang dihasilkan adalah nilai kesalahan ini dibagi dengan sejumlah bit yang kirim yaitu 10 bit, sehingga didapatkan 0.3 atau 30%.
Langganan:
Postingan (Atom)
