Senin, 19 Januari 2015

PCM 30

PCM adalah singkatan dari Pulse Code ModulationPulse Code Modulation (PCM) adalah suatu metode atau cara untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital. Dalam pengubahan sinyal anlog menjadi sinyal digital terdapat tiga proses yang terjadi, yaitu:

Sampling: Proses pencuplikan sinyal, biasanya menggunakan PAM modulator

Kuantisasi: Pembatasan nilai level sinyal. Biasanya pada proses pelevelan ini terjadi kesalahan dalam menentukan level yang dikehendaki. Hal ini dapat disebabkan oleh noise yang terjadi pada saat proses kuantisasi berlangsung


Coding (Pengkodean): Penyeragaman nilai level sinyal. Dalam tahap ini sinyal yang bentuknya masih analog akan diubah kedalam sinyal berbentuk digital

PCM 30 dapat diartikan sebagai sejenis teknologi digital yang dapat menggandakan dari satu jalur fisik dapat disalurkan 30 percakapan sekaligus tanpa mengganggu satu sama lain (interferensi).
PCM adalah suatu teknik multiplexing yang menggunakan sistem TDM (Time Division Multiplexing). Secara garis besar PCM 30 terdiri dari: Sampling dan Holding, Kuantisasi, Encoding, dan Multiplexing.
Tujuan dari Sampling and Hold adalah mencuplik secara berkala sinyal informasi yang berupa gelombang analog. Kemudian dikonversikan menjadi sinyal dengan amplitudo yang rata agar bisa diubah menjadi kode-kode digital oleh rangkaian ADC (Analog to Digital Converter).
Kuantisasi adalah suatu konversi dari harga analog ke level-level tertentu yang mendekati. Metode kuantisasi dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Contoh ini menggunakan 3 bit yang berarti ada 2^3 = 8 level. Sedangkan pada PCM 30 sebenarnya menggunakan teknologi 8 bit.
PCM 30 yang menggunakan sistem TDM ini, dibagi menjadi 32 timeslot yang ditempati oleh 30 kanal, satu kanal sinkronisasi, dan satu untuk signaling. Sinkronisasi dan signaling masing-masing menempati timeslot ke-0 dan ke 16. Kanal pertama sampai ke 15 menempati timeslot 1 sampai 15. kanal ke 16 sampai 30 menempati timeslot ke-17 sampai 30. Sinkronisasi dan signaling berfungsi agar sinyal informasi yang diterima dapat diterima secara berurutan.

*Menghitung sampling rate, bit rate, dan bit error rate pada PCM 30*
Jumlah sampling rate minimal adalah 2 kali frekuensi maksimum.
Pada PCM 30 frekuensi maksimumnya adalah 4kHz atau 4000 Hz. Maka jumlah sampling rate = 2×4000 = 8000 sample/detik.

PCM 30 menggunakan 8bit. Oleh karena itu tiap sample dikodekan menjadi 8 bit.
Bit Rate = 8 x 8000 = 64000 bit/detik = 64kbps.
Bit Rate total = 64 kbps x 32 = 2048 kbps. Dikalikan 32 karena pada PCM 30 terdapat 32 time slot.

Bit Error Rate (BER) adalah rasio bit yang error terhadap jumlah keseluruhan bit.
BER= Bit Error/ Jumlah Bit.
Misal data dikirim selama 2 detik dan jumlah bit yang eror adalah 1 bit. Maka jumlah keseluruhan bit = 2s x 2048kbps = 4096kb. Jadi BER = 1/4096k.






Kamis, 11 Desember 2014

Komunikasi Radio

Sistem Komunikasi Radio
Komunikasi merupakan pengirimaan dan penerimaan pesan antara dua orang atau lebih dengan menggunakan suatu media sehingga pesan tersebut dapat diterima dan dimengerti. Pada era “Jadul”, pesan dikirim melalui media seperti pelari- pelari, asap, panah, cahaya, bunyi-bunyian, dan bendera. Tetapi sekarang, jaman sudah lebih canggih dengan perkembangan IPTEK, dalam menyampaikan pesan dengan jarak yang lumayan jauh membutuhkan suatu saluran transmisi berrupa kabel (copper wire, fiber optic,utp) ataupun udara(tanpa kabel) dengan memanfaatkan gelombang elektromagnetik.Media yang menggunakan kabel penghubung (saluran transmisi) adalah telegraph, telephon, dan jaringan computer. Sedangkan yang menggunakan udara sebagai medianya adalah Radio, TV telephone seluler maupun jaringan computer.

Konfigurasi Jaringan

 Pengertian Konfigurasi Jaringan


Pengertian konfigurasi adalah pengaturan - atau proses pembuatan pengaturan - dari bagian-bagian yang membentuk keseluruhan.
  1. Dalam komputer dan jaringan komputer, konfigurasi sering mengacu pada hardware spesifik dan rincian perangkat lunak dalam hal perangkat yang terpasang, kapasitas atau kemampuan, pada sistem yang dibuat.
  2. Dalam jaringan, konfigurasi sering berarti topologi jaringan.
  3. Dalam menginstal hardware dan software, konfigurasi kadang-kadang proses metodis mendefinisikan pilihan yang disediakan.
Pengertian lain dari konfigurasi jaringan adalah sebagai berikut:
Konfigurasi Jaringan menggambarkan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan membangun dan mempertahankan jaringan data. Konfigurasi Jaringan mencakup isu-isu yang berkaitan dengan memungkinkan protokol dari perspektif perangkat lunak, dan isu-isu yang berkaitan dengan router, switch, dan firewall dari perspektif hardware.